PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka Selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan “Teknik Penyusunan dan Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)” di Resort Prima Sangkanhurip – Kuningan, Jawa Barat

Kuningan, 2 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pengurus serikat pekerja di bidang hubungan industrial, Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (PC FSP TSK SPSI) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertema “Teknik Penyusunan dan Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB)”.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari penuh, mulai Jumat, 31 Oktober 2025 hingga Minggu, 2 November 2025, bertempat di Resort Prima Sangkanhurip, Kuningan – Jawa Barat, dan diikuti oleh 14 PUK SP TSK SPSI se-Kabupaten Majalengka.
Masing-masing PUK mengirimkan 4 orang perwakilan, sehingga total peserta mencapai 43 orang.

Acara ini terselenggara atas kerja sama antara PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka dengan Gajimu.com, sebuah platform yang aktif dalam edukasi ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya dalam peningkatan kapasitas serikat pekerja dan hubungan industrial yang adil.


Hari Pertama – Pembukaan dan Orientasi Peserta

Kegiatan dimulai pada Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 14.30 WIB, dengan upacara pembukaan resmi yang dipimpin langsung oleh Ketua PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka, Edi Kustandi, S.E.
Pembukaan berlangsung khidmat di aula utama Resort Prima Sangkanhurip yang telah disiapkan dengan suasana formal namun hangat.

Dalam sambutannya, Edi Kustandi, S.E. menyampaikan pentingnya pendidikan berkelanjutan bagi para pengurus serikat pekerja dalam memahami mekanisme penyusunan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) secara profesional.

“Kita tidak bisa hanya semangat memperjuangkan hak pekerja tanpa pemahaman yang kuat tentang hukum dan mekanisme formal. Melalui pelatihan ini, kita belajar bukan hanya membuat PKB, tetapi juga memahami esensinya sebagai bentuk perjuangan dan kemitraan dengan pihak perusahaan,” ujar Edi Kustandi dalam sambutannya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan program pelatihan dan agenda kegiatan selama tiga hari yang dipandu oleh panitia. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk memudahkan proses diskusi dan simulasi pada sesi berikutnya.

Pada malam harinya, peserta mengikuti sesi perkenalan dan dinamika kelompok, yang bertujuan mempererat hubungan antar peserta lintas PUK. Suasana penuh keakraban dan kekompakan mulai terasa, menandai awal kegiatan yang produktif dan bersahabat.


Hari Kedua – Materi Inti Bersama Tim Gajimu.com

Sabtu, 1 November 2025, merupakan hari yang paling padat sekaligus penting. Sejak pagi pukul 08.00 WIB, kegiatan dimulai dengan sesi utama yang dipandu oleh tim narasumber dari Gajimu.com.

Materi pertama membahas tentang “Konsep Dasar dan Landasan Hukum PKB”, mencakup pengertian, dasar hukum, struktur, dan prinsip-prinsip perundingan kerja bersama. Peserta diajak memahami bagaimana PKB menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

Sesi berikutnya masuk ke tahap “Teknik Penyusunan dan Strategi Negosiasi”, di mana peserta mempelajari tata cara penyusunan pasal demi pasal PKB, teknik negosiasi yang efektif, serta kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi dalam proses penyusunan PKB.

Narasumber dari Gajimu.com juga membagikan contoh-contoh PKB yang baik dan sesuai regulasi, serta mengadakan simulasi langsung perundingan PKB yang membuat suasana kelas semakin hidup. Peserta dibagi menjadi dua kelompok — tim pekerja dan tim pengusaha — lalu melakukan simulasi negosiasi nyata dengan panduan fasilitator.

Di sesi sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan presentasi hasil simulasi, di mana tiap kelompok diminta mempresentasikan rancangan PKB mereka di depan peserta lain. Tim Gajimu.com memberikan masukan dan evaluasi secara rinci terhadap setiap presentasi, sehingga peserta dapat memahami kekuatan dan kelemahan hasil kerjanya.

Pada malam hari, panitia menyelenggarakan malam keakraban (fun night) dengan berbagai kegiatan ringan seperti permainan interaktif, sharing pengalaman, dan hiburan sederhana.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang relaksasi, tetapi juga memperkuat semangat solidaritas di antara sesama anggota serikat pekerja.


Hari Ketiga – Evaluasi, Rencana Tindak Lanjut, dan Penutupan

Hari terakhir, Minggu, 2 November 2025, dimulai dengan sesi evaluasi pelatihan dan diskusi rencana tindak lanjut (RTL).
Setiap peserta diminta menuliskan hasil pembelajaran dan bagaimana rencana penerapannya di masing-masing PUK.
Banyak peserta menyampaikan komitmen untuk meninjau kembali PKB yang sedang berjalan di perusahaan mereka agar lebih sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah dipelajari selama pelatihan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, dilaksanakan sesi refleksi bersama antara peserta dan tim narasumber dari Gajimu.com. Dalam sesi ini, banyak peserta mengapresiasi cara penyampaian materi yang interaktif dan aplikatif.

“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar memahami cara menyusun PKB yang baik dan strategis. Ini akan sangat membantu dalam perundingan mendatang,” ungkap salah satu peserta dari PUK SP TSK SPSI Majalengka.

Akhirnya, pada pukul 12.30 WIB, acara resmi ditutup oleh Ketua PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka, Edi Kustandi, S.E., bersama tim Gajimu.com.
Dalam sambutannya pada penutupan, Ketua PC mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas kedisiplinan dan antusiasme mereka, serta apresiasi khusus kepada tim Gajimu.com atas kontribusinya yang besar dalam memberikan ilmu dan pengalaman berharga.

“Semoga pelatihan ini tidak berhenti di sini saja. Kita akan terus berproses, memperkuat kapasitas, dan menjaga semangat kebersamaan demi kesejahteraan seluruh anggota SPSI di Majalengka,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, penyerahan sertifikat pelatihan, serta foto bersama seluruh peserta, panitia, dan tim Gajimu.com sebagai penanda berakhirnya kegiatan dengan sukses dan penuh kebersamaan.


Makna dan Dampak Kegiatan

Melalui kegiatan ini, PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka berhasil menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia serikat pekerja.
Pelatihan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun serikat pekerja yang cerdas, solutif, dan mampu berperan aktif dalam menciptakan hubungan industrial yang konstruktif di Kabupaten Majalengka.

Para peserta kembali ke PUK masing-masing dengan membawa semangat baru dan pemahaman yang lebih matang mengenai penyusunan PKB — sebuah langkah penting menuju peningkatan kesejahteraan pekerja dan keharmonisan hubungan kerja di lingkungan perusahaan.

12 PUK SP TSK SPSI Majalengka Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus di Tegal

Tegal, 21–22 Oktober 2025 — Sebanyak 12 Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP TSK SPSI Kabupaten Majalengka dengan 14 peserta perwakilan dari tiap PUK mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Kapasitas Pengurus Serikat Pekerja, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI) di Hotel Bahari Inn, Tegal.Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa, 21 Oktober hingga Rabu, 22 Oktober 2025, dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, termasuk dari Kabupaten Majalengka.

Agenda pendidikan dan pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI dalam upaya memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah dan unit kerja.Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi para pengurus serikat agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam bidang kepemimpinan, advokasi, negosiasi, komunikasi organisasi, serta manajemen konflik dan hubungan industrial.“Serikat pekerja tidak akan kuat tanpa pengurus yang berwawasan luas dan mampu mengelola organisasi dengan baik. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan penyegaran bagi seluruh pengurus agar bisa beradaptasi dengan tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang,” ujar salah satu narasumber dari Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI saat membuka kegiatan.

Delegasi dari PC FSP TSK SPSI Kabupaten Majalengka yang terdiri dari 12 PUK mengirimkan 14 orang perwakilan terbaiknya untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Mereka berasal dari berbagai sektor industri tekstil, garmen, dan kulit di wilayah Majalengka.

Dalam sambutannya, perwakilan PC FSP TSK SPSI Majalengka menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami berterima kasih kepada Pimpinan Pusat atas kesempatan yang diberikan. Ini menjadi ajang penting bagi kami untuk menambah ilmu, mempererat hubungan antar PUK, dan memperkuat solidaritas sesama pengurus,” ujar salah satu peserta.

Selama dua hari penuh, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber berpengalaman dari Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI, akademisi, dan praktisi hubungan industrial.Adapun materi yang dibahas antara lain:

1. Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Serikat PekerjaMembahas cara memimpin organisasi yang demokratis, efektif, dan berorientasi pada hasil.

2. Strategi Advokasi dan Perlindungan Hak PekerjaMemberikan pemahaman mendalam tentang upaya hukum, mekanisme penyelesaian perselisihan, serta perlindungan anggota di tempat kerja.

3. Negosiasi dan Komunikasi Efektif di Dunia KerjaMelatih kemampuan berkomunikasi dalam forum bipartit dan tripartit, serta membangun dialog sosial yang produktif dengan pihak perusahaan.

4. Etika, Disiplin, dan Etos Kerja Pengurus Serikat Mendorong semangat profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan tugas organisasi.Selain materi kelas, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok, simulasi kasus, sesi tanya jawab, dan pembekalan motivasi kepemimpinan.Peserta terlihat aktif bertukar pengalaman dan berdiskusi tentang berbagai tantangan yang dihadapi di tempat kerja masing-masing.

Pada hari kedua, kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan evaluasi. Para peserta mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dan semangat baru untuk diterapkan di PUK masing-masing.“Kami mendapat banyak hal baru, mulai dari cara membangun komunikasi yang sehat antara pengurus dan anggota, hingga strategi menghadapi dinamika hubungan industrial di perusahaan,” ungkap salah satu peserta dari PUK Majalengka.Acara resmi ditutup pada Rabu siang, 22 Oktober 2025, dengan penyerahan sertifikat pelatihan oleh panitia pusat dan sesi foto bersama seluruh peserta dan pengurus Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI.Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun serikat pekerja yang lebih solid, cerdas, dan berdaya saing, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka.

0

Subtotal